skip to main | skip to sidebar

Hobi

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hobi
  • Galeri
  • Kontak ku

Minggu, 16 Desember 2012

Hobi Siswa bisa Menjadikan Prestasi

SMK 1 Sedayu Juara I MURAL Se-DIY

Pada tanggal 22 April 2012 HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Teknik Industri Akprind Yogyakarta mengadakan kompetisi (lomba) Mural Tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan lomba tersebut diikuti oleh: SMK 1 Sedayu, SMSR, SMA 6,  SMA7,  SMK3 dll.
Dalam kompetisi tersebut setiap sekolah mengirimkan 1 Regu Mural (terdiri 3 siswa) atau 2 regu mural. Regu Mural SMK 1 Sedayu diwakili oleh Latu Arifian Priyono Kelas XII TKJA, Afiq Adde Afrizal XII TKJB, dan Irvan Susanto XII TITLC.
Lomba Mural di AKPRIND Jogjakarta mengambil tema Potret Industri. Serunya ajang mural tersebut banyak dijumpai karya-karya yang indah dan menarik. Setelah semua siswa menyelesaikan karyanya, tiba saatnya diumumkan kompetisi mural sesuai dengan tema Potret Industri dan kreasi siswa. Akhirnya terpilih karya-karya para pemenang yaitu : Juara Harapan 1 : SMSR Yogyakarta, Juara III : SMK 3 Yogyakarta, Juara II : SMA VII Yogyakarta, dan Juara I : SMK 1 Sedayu. Dengan demikian SMK 1 Sedayu berhak atas Tropi Juara I Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan uang pembinaan dari panitia.

"Ini merupakan kado yang terbaik di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2012 untuk SMK 1 Sedayu", demikian diungkapkan WKS Kesiswaan, Sugiarta, M.Hum.

Dengan kerja keras, siswa disertai dengan kreativitasnya, di bawah bimbingan Bapak Sigit Wijanadi, S.Pd., akhirnya bisa memenangkan Kompetisi Mural dengan pesaing sekolah-sekolah favorit di Yogyakarta. "Keberhasilan yang telah diraih siswa SMK N 1 Sedayu tersebut, merupakan kebanggaan tersendiri bagi civitas SMK 1 Sedayu, terlebih siswa peserta dari SMK 1 Sedayu baru saja mengikuti UN 2012, tentunya sangat menguras tenaga dan pikiran", demikian dipaparkan oleh guru pembimbing.

SELAMAT ...... SEMOGA HARI INI LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN.
BRAVO ......... SMK 1 SEDAYU.
Diposting oleh Unknown di 18.02 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Minggu, 02 Desember 2012

Asyiknya Memancing Ikan Sidat Bersama Paguyuban Pemancing Mataram

Asyiknya Memancing Ikan Sidat Bersama Paguyuban Pemancing Mataram






Memancing ikan di pemancingan mungkin sudah biasa di telinga kita. Begitu juga memancing di sungai di desa sendiri, namun lain halnya dengan memancing ala Paguyuban Pemancing Mataram. Mereka memiliki cara yang cukup unik untuk berkumpul dan memancing, yang pastinya bisa membuat kita asyik saat menunggu memperoleh hasil pancingan.
Komunitas yang berdiri pada awal tahun 2000 ini sebenarnya tidak menawarkan gaya baru dalam memancing. Namun komunitas yang hanya memancing ikan Sidat ini memiliki kekhasan serta kebersamaan yang tergolong unik. Kebersamaan dari anggota komunitas ini terlihat dari bagaimana para anggotanya berkumpul di Stasiun Lempuyangan untuk bersama-sama memancing di luar kota. Dengan menggunakan kereta api kelas ekonomi mereka melakukan kegiatan mereka hingga kota yang berjarak ratusan kilometer dari Jogja.

Karena komunitas ini tidak hanya memancing di area Jogja, mereka memiliki kode etik tersendiri. Salah satunya adalah harus selalu menjaga citra Jogja maupun pemancing Jogja diluar kota. "Kita menyalurkan hobi, mencari hiburan tapi jangan sampai merusak citra Jogja," ungkap Supriyanto, salah satu anggota dari Paguyuban Pemancing Mataram. Mereka bersama akan berusaha menjaga citra Jogja meski beberapa orang memang pernah berusaha merusak citra Jogja ataupun Paguyuban Pemancing Mataram sendiri. "Kalau ada yang merusak citra bakal ditindak meskipun ngga resmi," tegasnya.
Keunikan komunitas ini juga terlihat dari pilihan target ikan yang mereka pancing, ikan Sidat. Bagi yang masih asing mendengar namanya, ikan Sidat adalah jenis ikan bentuknya menyerupai belut tapi dalam ukuran yang jauh lebih besar. Menurut mereka ikan SIdat adalah ikan yang unik, penuh tantangan, dan gampang-gampang susah ditangkapnya. Bahkan untuk mendapatkan ikan Sidat berbobot 10 kg, mereka harus menggunakan taktik nubruk (menabrakan diri) dengan membawa karung goni agar ikan Sidat yang licin itu bisa tertangkap.
Untuk keanggotaannya sendiri, komunitas ini tidak terlalu mempersulit persyaratan yang ada. Selama ini anggota-anggota dari Paguyuban Pemancing Mataram selalu datang dan pergi begitu saja. Namun cairnya keanggotaan tidak membuat kebersamaan yang ada luntur, karena anggota komunitas ini terkenal mudah membaur dan suka menolong, khususnya sesama anggota.
Komunitas ini tidak memiliki jadwal rutin kumpul, tapi biasanya pada Jumat malam mereka berkumpul di pojok Akper Bethesda untuk membahas tujuan memancing mereka yang biasanya diadakan pada hari Sabtu. Jika mereka telah menyetujui beberapa tempat, maka besoknya mereka bersama-sama akan berangkat naik kereta ekonomi dari Stasiun Lempuyangan. Untuk menemukan mereka diantara ramainya calon penumpang pun tergolong mudah. Cari saja orang-orang yang menggunakan tas terbuat dari 2 kaleng cat 5 kiloan yang dijadikan satu. Tas yang merupakan ciri khas pemancing Jogja ini digunakan untuk membawa berbagai peralatan memancing serta dijadikan tempat duduk ketika mereka memancing.

Bagi siapa saja yang ingin bergabung memancing bersama mereka, langsung saja datangi mereka. Mereka akan dengan senang hati menerima siapa saja untuk bergabung dalam komunitas ini. "Yang ingin mancing Sidat datang saja ke stasiun," ajak Anang Sarjianto yang juga merupakan salah satu anggota komunitas ini. Jadi jangan raghu-ragu untuk segera bergabung.
Diposting oleh Unknown di 20.08 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Mancing Sidat (Pelus)



Mancing Sidat (Pelus)

Sidat, Pelus, Moa ( Anguilla )

Sidat atau pelus adalah jenis ikan yang bentuknya mirip belut cuma dibagian belakang kepala ada sepasang sirip yang banyak orang menyangkanya itu adalah kuping, maka ada yg bilang belut berkuping atau moa, jenis ikan ini berbeda dengan belut menurut tempat hidupnya, yaitu di air sedangkan belut di dalam lumpur,



Sidat adalah jenis ikan yang keluar pada malam hari, jadi untuk memancing ikan ini biasanya di malam hari, tapi ada juga sebagian orang yang memancing pada siang hari seperti halnya memancing belut, tapi untuk yang ini kita harus tau lobang persembunyiannya.
  • Memancing Sidat di malam hari
seperti mancing ikan pada umumnya tapi dilakukan pada malam hari dan yang membedakan adalah umpannya, mancing ikan sidat biasanya memakai umpan jenis ikan kecil, katak, Udang dan ada juga yang memakai bekicot.
  • Mancing Sidat di siang hari
mancing yang ini harus tau situasi dan kondisi air, jika air yang kita pancingin keruh maka kemungkinan besar ikan sidat mau keluar dari sarang dan mencari makan, tapi kalau air jernih biasanya nggak mau makan. Nah biasanya Orang mancing ikan sidat di siang hari di lobang2 tempat ikan sidat bersembunyi, caranya sangat mudah, yaitu kita tinggal memasukkan kail yang sudah diberi umpan kedalam lubang dengan bantuan sebilah bambu, pelepah salak atau yang lainnya.




Diposting oleh Unknown di 20.06 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tips dan Trik Memancing Ikan Bawal



Kolam ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) dapat dengan mudah kita jumpai di sekitar kita. Popularitas ikan ini memang tergolong sangat ‘benderang’ di negeri ini. Salah satu kunci kesuksesan ikan ini bahwa dia tergolong rakus dan tidak pilih-pilih makanan. Simpelnya, pemakan segala (omnivora). Apapun yang ada di dekat dia pasti disambar. Artinya makanannya gampang. Bahkan ada guyonan jika kita di dekat kolam bawal jangan sampai sandal jatuh ke kolam karena pasti akan koyak disambar bawal. Pertumbuhan ikan ini juga cepat dan ‘tahan goncangan’ jadi selain menguntungkan, para pembudidaya dan pemilik kolam dapat tidur dengan tenang karena kemungkinan rugi bisa diminimalkan. Tak heran bukan jika ikan ini menjadi begitu popular?

Lalu apa hubungannya dengan pemancing? Pertama karena ikan ini rakus dan memakan segala. Yang berarti mudah dipancing. Umpannya tidak repot dicari dan pasti dapat. Kita bisa memakai umpan yang mahal ataupun yang murah dan ya itu tadi, sandal pun jika Anda lempar ke kolam akan dia sambar. Alasan kedua tentu karena kolam bawal mudah ditemukan. Jadi kapanpun ingin mancing bawal pemancing tidak perlu menempuh perjalanan jauh. Sangat cocok bagi Anda yang memiliki waktu yang sempit. Dan terakhir perlawanan ikan ini juga dapat dikategorikan lumayan.

Mancing Dengan Cara Kasting
Memang, lagi-lagi, cara mancing bawal di kolam pemancingan dengan kasting memakai minnow ataupun spoon tidak sepopuler cara mancing tradisional. Dari puluhan pemancing yang membanjiri sebuah kolam bawal di hari libur misalnya, belum tentu satu diantaranya memancing dengan artificial lure.

Tapi jika ternyata Anda adalah satu di antara sekian banyak pemancing tradisional di kolam bawal itu yang memancing dengan artificial lure Anda tak perlu berkecil hati. Karena Anda juga pasti bisa ‘memanen’ bawal di kolam itu sama seperti mereka. Apalagi cara mancing Anda lebih cool. Jadi santai saja.

Layaknya kolam pemancingan, areal paling dalam atau lubang atau drop off-nya kolam biasanya terletak di tengah-tengah kolam. Ini sebenarnya dalam rangka fair play saat mancing di kolam sehingga dimanapun posisi pemancing berdiri mereka memiliki akses yang sama terhadap wilayah konsentrasi ikan.

Sebelum memulai kasting perhatikan dahulu kondisi permukaan kolam. Jika banyak tenggakan di kolam, maka umpan minnow pun sudah cukup karena itu artinya ikan banyak naik ke dekat permukaan. Tetapi jika sedikit tenggakan mungkin anda perlu memasang spoon atau deep diver minnow karena itu artinya ikan sedang dekat dengan dasar. Minnow atau spoon yang bisa dipakai antara ukuran 3 cm sampai 5 cm. Jangan lupa perhatikan kualitas hooks yang terpasang di minnow ataupun di spoon Anda. Jika yang terlalu murahan baiknya hook diganti dengan yang cukup baik agar tidak lempeng saat disambar bawal.

Piranti yang Anda butuhkan cukup yang kelas ringan. Joran kelas 1000, 2000 sudah cukup. Tali mono cukup kelas antara 6 lbs sampai 8 atau 10 lbs. Tapi tambahkan leader agak besar di ujung tali (sekitar 20 lbs) untuk menahan gigitan bawal. Jika semua piranti sudah siap di genggaman kemudian kastinglah sampai menjangkau areal ikan tersebut. Lebih baik jika bisa melewati areal itu. Tetapi karena kolam pemancingan biasanya ramai maka jangan memaksakan kasting jauh-jauh kecuali akurasi Anda sudah sangat baik. Karena jika akurasi Anda buruk dan sering menyangkut ke line orang non sport angler Anda biasanya akan diomongin atau diteriakin “Kalau mau mancing cara itu di laut saja!”. Atau yang lebih parah “Sok pamer nih.”

Kemudian setelah lure Anda menyentuh permukaan kolam, retrieve-lah ril dengan sangat pelan (untuk minnow) dan jika memakai spoon pertahankan pada kecepatan “asal tidak menyentuh dasar kolam”. Bersiaplah karena bawal pasti akan merespon umpan Anda lebih cepat dari yang Anda bayangkan. Anda tentu tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi sambaran. Gentak coy! Maka ikan pun akan pasrah tersangkut di lure Anda. Salah satu keasyikan tersendiri memancing bawal dengan artificial lure adalah ikan yang menyambar lure kita rata-rata ukurannya lebih besar dibanding yang menyambar umpan-umpan tradisional.

Menyenangkan bukan? Memang. Tetapi ini akan menjadi sulit dan menjadi acara “makan hati” jika kecepatan retrieve ril Anda terlalu cepat. Pokoknya asal jangan terlalu cepat dijamin bawal akan menyambar lure Anda dan bawal pun bisa bawa pulang sekaligus Anda akan menjadi seleb baru di pemancingan tersebut. Tentunya jangan lupa bertanya kepada pengelola kolam sebelum mancing ikan di kolam itu benar-benar ada atau tidak. Karena Anda tentu tidak mau dianggap sedang belajar melempar umpan bukan? Selamat kasting bawal.

Diposting oleh Unknown di 20.02 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Blog Archive

  • ▼  2012 (4)
    • ▼  Desember (4)
      • Hobi Siswa bisa Menjadikan Prestasi
      • Asyiknya Memancing Ikan Sidat Bersama Paguyuban Pe...
      • Mancing Sidat (Pelus)
      • Tips dan Trik Memancing Ikan Bawal

Followers

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ▼  2012 (4)
    • ▼  Desember (4)
      • Hobi Siswa bisa Menjadikan Prestasi
      • Asyiknya Memancing Ikan Sidat Bersama Paguyuban Pe...
      • Mancing Sidat (Pelus)
      • Tips dan Trik Memancing Ikan Bawal
 

© 2012 My Web Blog
designed by Afiq Adde Afrizal Website Templates | Bloggerized by Afiq Adde Afrizal | afiqafrizal.blogspot.com